TOKYO PCM AOTS ( Hari Hari Terakhir )

Standar

Tokyo (Hari ke 10 : Rabu, 13 Februari 2008)

Hari ini adalah hari terakhir kunjungan kami di Osaka, waktu lebih banyak untuk tour. Oguchi san mengajak kami melihat incinerator yang membuat saya begitu terkesan. Incinerator nya sih sama dengan incinerator standar lainnya di kota – kota Jepang, yang membedakan adalah bangunannya. Begitu sampai di gerbang saya pun komentar.. wah kok mirip di Dufan ya. Bentuk bangunannnya dibuat unik, warna – warna, dengan model cerobong yang tidak biasa pula, full ornamen yang dinamis dengan perpaduan lukisan, gambar, dan warna yang menawan dan mencolok. Di dalam gedung dilengkapi dengan media full edukasi, mulai dari diorama tentang pengolahan sampah, contoh produk – produk sampah yang bernilai jual, hingga berbagai peralatan atau permainan yang edukasi terkait sampah dan energi. Pengolahan sampah kota Osaka ini dikelola oleh Osaka City Environmental Mangement Bureau, Maishima Incinerator and water Treatment. Total pekerja nya mencapai 110 orang, dengan 2 shift waktu kerja. Incinerator ini, menjadi pusat edukasi bagi anak – anak Jepang untuk belajar mengolah sampah dan energi, berbagai komentar dan lukisan hasil karya anak – anak yang datang dipamerkan pula di suatu ruangan. Terus terang saya iri, kok …. wahana seperti ini tidak dibangun di Indonesia ya, anak – anak pasti betah dan terkesima dan rela belajar tentang pengolahan sampah yang baik dan benar, mereka akan pulang dengan pengalaman yang berbeda, belajar lingkungan secara nyata dengan contoh yang nyata.

Nah, selepas mengunjungi incinerator lucu dan unik, baru…..acara wisata sesungguhnya. Tujuan kunjungan wisata adalah Osaka Castle. Rasanya tidak perlu banyak cerita untuk menggambarkan keanggunan Osaka Castle, dengan hiasan bunga sakuranya. Kalau mau tahu tentang Osaka castle, buka aja http://www.osakacastle.net/english. Kata fotografer, gambar mampu berbicara lebih daro 1000 kata. Sayonara Osaka, I am comeback to Tokyo.


Tokyo (Hari ke 11 : Kamis , 14 Februari 2008)

Tak terasa dua pekan berlalu, hari ini adalah hari terakhir kami di Jepang, karena nanti malam sudah harus terbang kembali ke Jakarta. Banyak ilmu, pengetahuan, dan kenangan yang diperoleh. Oguchi san yang awalnya tampak kaku, ternyata orang yang lucu dan senang ngobrol, hal itu aku sadari waktu bersama dia cukup lama di Osaka Castle, dia begitu semangat bercerita tentang keluarganya dan tentang pekerjaannya, diselingi guyon – guyon, meski dalam bahasa inggris ala Jepang. Para sensei yang penuh dedikasi atas ilmu dan pekerjaannya, aku kagum karena mereka amat menguasai bidangnya dan hanya bekerja untuk bidang yang mereka kuasai. Waktu, efektifitas, efisiensi, dan tanggung jawab selalu ditunjukkan oleh seluruh personil Tokyo Kenshu Centre, disertai sikap ramah dan selalu menawarkan bantuan. Semoga aku dapat kembali lagi ke Jepang, untuk melihat sisi lainnya. Teman – teman PCM AOTS hampir sudah seperti saudara, semoga silaturahmi tetap terjalin dan tidak terputus. Keep contact ……. forever. Pentupan berjalan sederhana, diakhiri dengan makan – makan, hebatnya seluruh sensei datang, dan hebatnya…..lagi-lagi dari Kedutaan RI terlambat datang ? SAYONARA TOKYO.

Look : Tokyo ( hari -1 )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s