HONGKONG with MY FAM (1:Kowloon)

Standar

We are coming : Kowloon
Rencana liburan yang telah dibuat 3 bulan kebelakang pun akhirnya tiba. Rabu, 20 Juli 2011, kami sekeluarga telah siap menjinjing 3 koper menuju bandara Husein Sastranegara. Rute penerbangan yang diambil adalah Bandung – Medan, dilanjutkan dengan Medan –Hongkong, menggunakan pesawat berbiaya rendah Air Asia. Rute pulang pun sama, namun karena belum pernah ke Medan, kami rencanakan untuk menginap 2 malam di Medan untuk transit sekalian menikmati suasana kota Medan. Pesawat QZ 7486 yang kami tumpangi berangkat dari Bandung jam 6.00. dan sampai Polonia Medan jam 8.15 waktu setempat, hampir tidak ada perbedaan waktu antara Medan dan Bandung. Pesawat QZ 7430 dari Medan tujuan Hongkong baru take off jam 14.30 , kami pun istirahat, makan, sholat, dan menunggu di Bandara Polonia. Terus terang, ternyata bandara Polonia kurang nyaman untuk urusan menunggu bagi keberangkatan internasional. Saat check in, ternyata kami kelebihan bagasi, terpaksa harus membeli bagasi lagi senilai 140 ribu untuk berat sampai 15 kg. ( catatan buat yang mau naik Air Asia, sebaiknya dicek benar bagasi yang mau dibawa, karena jauh lebih murah pre book bagasi online dibandingkan bila harus membeli langsung di bandara ).
Kami tiba di Hongkong International Airport, Terminal 1, sekitar jam 20.35 waktu setempat, ada perbedaan waktu 1 jam antara Hongkong dan Medan, kalau di Medan ya sekitar jam 19.40. Kami sudah booking untuk menginap di Golden Crown Guest House, Tsim Sha Tsui, Kowloon ( setelah membaca berbagai referensi dan rekomendasi di internet ). Untuk menuju Tsim Sha Tsui, agar hemat, kami menggunakan public bus ( khusus dari Airport ke Kowloon ). Keluar dari Terminal 1 Airport tinggal ikuti petunjuk arah menuju Bus Stop, tunggu di papan A21 ( kode bus ). Terlihat, para penumpang sudah antri dengan tertib untuk naik bus ( bus datang tiap 15 menit ). Setelah menaikkan bagasi dan memastikan sudah tersimpan baik, kami pun naik ke atas ( bus di Hongkong modelnya tingkat, bagian atas khusus penumpang, dan bagian bawah khusus barang dan sebagian kecil penumpang ). Tiket ke Kowloon sebesar 33 HKD per orang. Perjalanan menuju hotel yang memakan waktu hampir 1 jam, kami nikmati dengan santai sambil melihat pemandangan kota Hongkong di malam hari. Kecuali si Kakak, aku lihat tertidur, kecapaian kali. Gemerlap lampu dari setiap bangunan dan pertokoan di sepanjang jalan di Kowloon, khususnya Nathan Road sudah mampu memberi gambaran buat saya bahwa Hongkong adalah surganya belanja.
Kami turun di bus stop Tsim Sha Tsui , di Nathan Road , dekat Cameron Road, jalan sedikit sudah tiba di depan Golden Crown Court (GCC), jalan Nathan Road 66-70. Pintu gerbang masuk apartemen, hampir tidak terlihat, karena berjejer dengan aneka toko di kanan kirinya. Golden Crown Guest House sendiri berada di lantai 5 dan 6. Kamar kami ternyata di lantai 6. Di GCC ternyata terdapat beberapa guest house, seperti Wonderfull Inn, Yau Fei . Kamar kami memang kecil, dengan dua tempat tidur cukup besar, kamar mandi di dalam, AC, rapi dan bersih, dan rupanya interiornya baru, baru direnovasi kata penjaga guest house. Kondisi ruang kamar yang pas – pasan, semakin padat dengan tambahan 3 koper kami yang lumayan besar. Kamar ini mirip dengan kamar di Tune Hotel Legian Bali, cukup buat tidur saja rupanya. Yang penting, kami berlima bisa tidur cukup enak disini. Toh, kata pepatah Sunda “ uang (artos ) mah teu ngabobodo “ , dengan harga kamar 550 HKD nett per malam ( harga via internet), rasanya kami sudah memperoleh kamar yang optimal di Hongkong. Lokasi yang dekat pusat keramaian, pertokoan, dan sarana transportasi ( MTR, dan bus ) rasanya pas untuk siap menjelajah Hongkong esok hari.
Catatan :
a. Harga tiket promo Air Asia yang kami peroleh untuk rute Bandung – Medan : Rp. 2.104.000, Medan – Bandung : Rp.845.000 , untuk ber lima, termasuk jasa raharja dan vaule added tax, dan Medan – Hongkong adalah Rp. 3.621.000 (PP ) untuk berlima sudah termasuk airport tax dan fees.
b. Transportasi dari HKIA ke Hotel di Tsim Sha Tsui termurah adalah menggunakan airport shuttle bus (public bus A21), jika menggunakan airport express sekitar 120 HKD per orang, taxi bisa mencapai 400 an HKD katanya.

next :  Hongkong with Famili 2 ( Lantau Island )

4 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s